Pakai Batik? Cool Juga...
Siapa bilang busana batik tidak mengikuti trend masa kini? Hal ini terbukti dengan adanya kegiatan yang didekasikan oleh Rumah Pesona Kain (RPK) yang ingin melestarikan kain tradisional Indonesia. Bertempat di Airman Planet Lounge, Nan Xiang Restaurant, The Sultan Hotel, kali ini RPK menyelenggarakan kegiatan bertajuk "The Enchanting Chinese Influence in Indonesian Textiles" (Zhongguo Yingxiang Yu Yinni Fangzhi De Xiyinli) yang disesuaikan dengan tema "Tahun Baru Imlek 2008".
Acara ini menghadirkan fashion show karya Stephanus Hamy, Ghea Panggabean dan Rumah Pesona Kain. Selain itu, pameran kain pesisir dan kebaya encim juga dihadirkan oleh keluarga Damais dan Afif Syakur serta bazaar kain pesisir. Karya busana yang dipamerkan oleh model yang cukup ternama seperti Susan Bachtiar dan Aline Tumbuan.
Kegiatan dari perkumpulan Rumah Pesona Kain ini cukup banyak, karena RPK didirikan sejak tanggal 21 September 2005 di Jakarta. Gagasan terciptanya perkumpulan ini dari para pendiri yang memiliki idealisme untuk melestarikan warisan budaya bangsa.
"Kepedulian dan keprihatinan terhadap kelestarian kain tradisional Indonesia termasuk di dalamnya kain-kain kuno yang selama ini terkenal begitu mengagumkan baik dari segi keindahan, tehnik pembuatan maupun nilai sejarahnya, "ujar Ketua Rumah Pesona Kain, Ike Nirwan Bakrie.
Meskipun busana yang dikenakan oleh para model terbuat dari bahan batik tapi tetap terlihat cantik dan memukau. Tampilan busana batik tetap terlihat anggun dengan model yang saat ini digemari oleh kaum perempuan. Seperti model baby doll, ballon, lengan puff dan model lainnya.
Tidak hanya model yang trendy tetapi juga model kebaya, bila dipadu dengan kain batik maka akan terlihat lebih anggun. Nuansa kebaya pun dipadu oleh tradisi China , yang memang sangat kental sekali seperti model kebaya encim.
|